Postingan

Asuransi Perjalananku Mudahkan Hidupku

Halo Bro dan Sist.... Setelah beberapa waktu ga sempat nulis karna sibuk ngurus kerjaan, kini saya mau curcol dikit pengalaman saya beberapa hari lalu. Begini nih.... Seminggu yang lalu saya dimintai tolong oleh teman saya untuk mbantu ngurus klaim Asuransi Perjalanannya. Dia klaim karna waktu jalan-jalan di Eropa mendadak kena Diare berat. Sehingga harus dibawa ke Rumah Sakit dengan menggunakan jasa Ambulance. Sesampai di Rumah Sakit di Jerman, teman saya langsung mendapatkan tindakan medis dan menginap semalam untuk observasi. Puji Tuhan keesokan harinya sudah boleh pulang. Untuk biaya tindakan dan jasa ambulance nya sangat luar biasa, Bro dan Sist. Total jendral 350 euro atau hampir 6 juta rupiah. Sesampainya di Semarang dia menghubungi saya untuk mbantu klaim Asuransi Perjalanannya. Segera saya ke rumahnya ternyata syarat-syarat untuk klaim sudah lengkap. Syarat-syarat tersebut adalah:   1. Formulir klaim (asli).   2. Surat Keterangan Dokter (asli).   3. Invoice...

Asuransi Jiwa: Pentingkah?

Ketika sedang ngobrol dengan teman, hari ini saya mendapat posting bahwa salah satu keluarga korban tragedi Lion Air JT 610 menerima manfaat uang pertanggungan meninggal sebesar Rp 100.000.000,00 dari perusahaan asuransi jiwa PT Equity Life Indonesia. Yang membuat saya kagum proses klaim meninggal di PT Equity Life Indonesia begitu cepat. 2 hari klaim cair. Dari postingan teman saya tadi, saya mulai merenungkan pentingnya memiliki Asuransi Jiwa. Mengapa? Karena risiko dalam kehidupan ini Pasti akan dialami semua orang. Namun kapan, bagaimana dan di mana itu yang Tidak Pasti. Memiliki Asuransi Jiwa sebenarnya kita telah melindungi kehidupan diri kita secara pribadi juga orang-orang yang kita kasihi. Jika kita kehilangan penghasilan akibat risiko kehidupan yang menimpa bukankah kita harus tetap melanjutkan hidup dan kehidupan kita dan keluarga? Jika kita tidak memiliki perlindungan financial di masa depan bagaimana jika risiko tersebut menimpa kita atau keluarga kita? Teman-teman, mas...

Masa Pensiun Masa Kebebasan Beraktivitas

Halo teman-teman milenial..... Apa yang terlintas di benak kita jika mendengar kata "Masa Pensiun"? Tentu bermacam-macam penafsiran di benak kita. Ada yang beranggapan bahwa masa pensiun adalah masa selesai bekerja. Ada pula yang beranggapan masa pensiun sebagai akhir dari karir dan penghasilan. Demikian juga denganku. Aku sempat beranggapan masa pensiun merupakan masa yang sangat menakutkan. Masa akhir dari segalanya. Kehilangan matapencaharian dan sumber penghasilan. Ternyata anggapanku saat itu keliru. Masa pensiun merupakan masa kebebasan bagi seorang pekerja untuk beraktivitas. Masa pensiun tidak harus menunggu usia tua. Kita bisa menentukan sendiri kapan mau pensiun. Mau usia 50 tahun? Usia 55 tahun? Atau di bawah usia 50 tahun pun juga boleh. Di masa pensiun kita memiliki kebebasan waktu untuk mewujudkan cita-cita yang tertunda oleh padatnya waktu selama menjadi pekerja. Misalnya bisa fokus untuk kegiatan kerohanian, kegiatan kemanusiaan, bercocok tanam di rumah, ...